Audio Book Menjadi Inovasi Baru Dalam Industri Penerbitan

Semakin berkembang nya zaman, maka industri penerbitan semakin berinovasi dalam mengembangkan strategi bisnis nya. Pada era digital sekarang, penerbit tidak hanya menjual buku dalam bentuk e-book tetapi penerbit juga mulai mengembangkan inovasi nya dengan audio book.

Apa itu Audio Book?

Audio Book adalah sebuah naskah yang telah dikirim penulis kepada penerbit. Kemudian penerbit akan mewujudkan naskah tersebut dalam bentuk audio. Kita hanya perlu mendengarkan saja konten atau isi buku tersebut tanpa harus membaca atau memegang nya secara fisik dalam bentuk buku / cetakan. Penerbit semakin mempermudah para pembaca nya, untuk mereka yang tidak memiliki waktu luang banyak untuk membaca buku maka penerbit menawarkan hal mudah dengan membaca buku hanya dengan didengarkan saja dengan suara melalui Audio Book ini.

Era digital membuat penerbit terus beradaptasi untuk menyesuaikan peluang bisnis mereka. Dengan adanya Audio Book ini penerbit dapat menjaring konsumen dan pembaca buku lebih banyak lagi. Seperti salah satu nya Product Manager PT Wayang Force “Tantangan kami adalah inovasi konten,” tutup Dimas.

Menurut sang Manager digital tidak terbatas pada e-book atau pdf saja. Ia menuturkan bahwa perusahaan penerbit nya sedang mengembangkan audio book yang siap diluncurkan untuk dinikmati para pembaca buku. Audio book membuat sensasi membaca buku menjadi berbeda, pembaca hanya perlu menikmati konten / isi buku melalui suara.

“Dengan inovasi ini harapan nya akan lebih menarik minat publisher dan pengguna untuk beralih ke digital,” imbuh nya. Sang Manager berharap dengan adanya inovasi ini pengguna dapat menikmati narasi melalui audio. Inovasi ini akan memberikan pengalaman interaktif dalam membaca buku.

Berikut website yang menyediakan Audio Book :

1.     Librophile

Website ini menyediakan audio book berupa buku fiksi dan dongeng maupun cerita-cerita rakyat. Audio ini berbasis dalam bahasa Inggris. Salah satu contoh buku yang tersedia adalah “The Prince and The Pauper” dan “Sherlock Holmes”.

2.     Ejunto

Ejunto juga merupakan salah satu website yang menyediakan berbagai buku dengan audio book. Buku-buku yang terdapat pada ejunto pada umumnya adalah buku-buku mengenai biogrgafi orang-orang hebat.

3.     Free audio books

Free audio books menyediakan audio book untuk buku-buku fiksi dan non-fiksi. Website ini juga menyediakan buku-buku yang dihasilkan oleh author terkenal seperti Jane Austen dan Shakespeare.

4.      Book box

Salah satu website audio book yang direkomendasikan untuk anak-anak. Book box menyediakan cerita-cerita pendek yang memang ditujukan untuk anak-anak.

5.      Audiobooks Treasury

Audiobooks Treasury menjadi website audio book yang sangat direkomendasikan karena Audiobooks Treasury menyediakan berbagai genre buku sehingga dapat diakses oleh semua jenjang usia.

Kelima website tersebut sangat direkomendasikan karena audio book nya sudah lengkap selain itu kita dapat dengan mudah mengakses nya, cukup dengan download buku yang kita inginkan maka setelah itu kita dapat langsung mendengarkan nya. Namun, memang biasanya buku-buku yang terdapat di website tersebut masih berbasis bahasa Inggris. Untuk para pembaca yang sedang belajar bahasa Inggris buku website anak sangat direkomendasikan, karena cenderung mudah untuk dipahami.

Penerbit Audio Book di Indonesia

Di Indonesia masih sangat minim penerbit yang mengembangkan naskah dalam bentuk audio. Saat ini masih sedikit penerbit yang mengembangkan naskah nya menjadi audio bahkan dibilang bisa dihitung jari. Namun, kini AudioBuku hadir menjadi salah satu penerbit yang ikut andil dalam mengembangkan audio book. Penerbit AudioBuku sendiri berkantor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Untuk mengakses AudioBuku kita dapat langsung berkunjung ke website ( www.audiobuku.com.) nya lalu mengunduh buku apa yang akan kita dengarkan. Harga per-konten AudioBuku terbilang sangat terjangkau bahkan bisa dibilang murah jika dibandingkan dengan kita membeli buku cetakan. Untuk novel, per-bab nya kita hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 3000. (tiga ribu rupiah). Meskipun harga nya jauh berbeda dengan buku cetakan, nyata nya audio book masih menjadi bisnis yang menjanjikan. Royalti yang didapat dari audio book ini cukup jelas. Hal itu dikarenakan biaya produksi audio book yang jauh lebih murah dibandingkan buku yang terbit dalam cetakan. Mungkin saat ini penulis masih jarang yang ingin naskah nya dijadikan dalam bentuk audio, tapi lama-kelamaan kita akan semakin terbiasa dengan hadir nya audio book dalam industri penerbitan.

Dengan hadirnya audio book  sebagai inovasi pembaharuan dalam industri penerbitan, tidak hanya penerbit saja yang diharapkan untuk beradaptasi dengan era digital. Namun para pembaca juga diharapkan mampu beradaptasi dengan hadir nya audio book sekarang. Inovasi ini selain meningkatkan peluang bisnis para pelaku industri penerbit, tetapi juga memberi kemudahan untuk kita sebagai konsumen. Selain itu audio book juga sangat bermanfaat bagi para pembaca penyandang tuna netra, mereka masih dapat membaca buku dengan cara mendengarkan audio book yang ada. Kehadiran audio book memberi warna baru tidak hanya dalam industri penerbitan tapi juga bagi para pembaca.

Sumber :

Brennan, Jaid. 2016. Cara Baru Baca Buku. Tersedia pada : <https://www.kompasiana.com/jaid/584fbd05967a61bb0fcc809f/cara-baru-baca-buku> [Diakses 17 Februari 2021]

Nur, Azizah Alfi. 2016. INDUSTRI PENERBITAN: Inovasi Konten Jadi Tantangan Platform Buku Digital. Tersedia pada : <https://ekonomi.bisnis.com/read/20160516/12/547766/industri-penerbitan-inovasi-konten-jadi-tantangan-platform-buku-digital> [Diakses 17 Februari 2021]

Noto, 2017. Hobi Membaca Buku, 5 Website Ini Sediakan Audiobook!. Tersedia pada : <https://www.idntimes.com/tech/trend/noto/website-sedia-audiobook-c1c2/5> [Diakses 17 Februari 2021]


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Argumentasi - Pengaruh Gadget